Bahaya Menggunakan Botol Plastik bagi Kesehatan dan Lingkungan

Hallo Sobatika! 👋
Apa kabarnya, Sobatika? Semoga dalam keadaan sehat yah. Banyak dari kita yang sering menggunakan botol plastik sebagai alat menyimpan minuman kita nih, Sobatika.

Namun, tanpa kita sadari, menggunakan botol plastik mempunyai dampak negatif terhadap kesehatan manusia ataupun terhadap lingkungan di sekitar kamu. Yuk, simak selengkapnya!

1. Mengandung partikel plastik
Sebuah penelitian menyebutkan bahwa 93% dari 259 botol plastik dari seluruh dunia mengandung sintetis polimer mikroplastik partikel. Selain itu, tidak semua partikel plastik yang ditemukan berukuran kecil dan dapat dilihat tanpa menggunakan mikroskop.

Menurut data dari Center for International Environmental Law, plastik mempunyai risiko yang berbeda bagi kesehatan manusia berdasarkan tahap hidupnya. Mikroplastik dikaitkan dengan hasil kesehatan yang negatif mulai dari penyakit kardiovaskular sampai kanker dan kondisi autoimun.

2. Bisa terkontaminasi bakteri E.Coli
Botol plastik berpotensi mempunyai dan menyembunyikan bakteri yang berbahaya bagi kesehatan tubuh kamu. Kemungkinan besar, bakteri tersebut berasal dari kontaminasi selama penanganan seperti ketika kamu mengisi kembali botol plastik.

Kamu dapat mengganti botol plastik dengan menggunakan wadah dengan permukaan halus seperti logam atau kaca, untuk mempersulit pertumbuhan mikroorganisme.

3. Bisa mempunyai bahan kimia yang berbahaya
Sebuah jurnal yang diterbitkan pada tahun 2018 yang berjudul Water Research, menemukan bahwa phthalates yaitu zat yang ditambahkan pada plastik dapat meningkatkan risiko terkena kanker, di mana kamu dapat menemukannya di dalam botol plastik.

4. Mengandung arsenik
Mengonsumsi air ataupun cairan lainnya dalam satu botol plastik tidak akan membahayakan keselamatan kamu. Tetapi, mengonsumsi arsenik dan logam berat dalam jumlah sedikit secara terus menerus dapat meningkatkan risiko kamu dalam terkena penyakit kardiovaskular, kanker, menurunkan IQ pada anak-anak, dan masalah kesehatan lainnya.

5. Botol plastik berbahaya bagi planet, bahkan ketika sudah melalui proses recycle
Botol plastik membutuhkan banyak sumber daya dalam proses produksi, pengisian dan pengiriman ke seluruh dunia. Hal ini mengakibatkan banyak jejak karbon yang besar dan kuat.

Selain itu, botol plastik yang telah digunakan belum tentu mengalami proses daur ulang yang baik dan benar. Botol plastik yang tidak mengalami daur ulang akan terurai secara lambat dan membutuhkan banyak waktu.

Itulah dampak negatif dan berbahaya dari menggunakan botol plastik dalam mengonsumsi air ataupun cairan lainnya. Untuk mengatasi hal tersebut, kamu dapat menggunakan botol kaca ataupun logam yah, Sobatika.
Yuk hindari menggunakan botol Plastik!
.
Sumber:  IDN TIMES
.
Gimana nih, Sobatika? Semakin menarik bukan, SIGMA kali ini. Pantengin terus sosial media HIMASKA ya, Sobatika!
Pastikan kamu tidak ketinggalan informasi yang menarik, akurat, dan menambah wawasan.
.
HIMASKA?
Selalu Solid untuk Matematika Jaya!
.
—PARTITION GENERATION—
.
##HIMASKAFMIPAUNRI
##PARTITIONGENERATION
##SIGMAHIMASKA
.
Bupati HIMASKA : Ridho Dwi Saputra
Wakil Bupati HIMASKA : M. Irvan
•••••••••••••••••••••••••••••••••••••••
Line: @asr3905b
Instagram: @himaska_unri
Twitter: @himaska_unri
Facebook & Youtube: HIMASKA FMIPA UNRI
Website : himaskaur.org

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *