Hari Kartini

Hallo Sobatika!

Tahukah kamu?
Kartini lahir pada tanggal 21 April 1879. Dilahirkan sebagai keluarga bangsawan membuat Kartini kecil bisa belajar lebih baik daripada teman-temannya dari kaum biasa. Saat berusia 12 tahun, Kartini harus Dipingit (larangan keluar rumah bagi seorang gadis) dan berhenti bersekolah. Namun, semangat belajarnya tidak pernah surut. Selain rajin membaca buku, koran, dan majalah Eropa, Kartini juga saling berkirim surat dengan sahabat-sahabatnya yang berasal dari Belanda. Sehingga timbul keinginan Kartini untuk memajukan perempuan pribumi.

Setelah menikah dengan Bupati Rembang, keinginan Kartini untuk mendirikan sekolah khusus wanita didukung penuh oleh suaminya. Namun, pada 17 September 1904 Kartini meninggal pada saat usia 25 tahun.

Berkat kegigihannya, dibangunlah Sekolah Wanita oleh Yayasan Kartini (pendirinya Van Deventer) di Semarang pada 1912 dan kemudian daerah lainnya. Nama sekolah tersebut adalah “Sekolah Kartini”. Kemudian, untuk mengenang jasa Kartini, Presiden Soekarno menetapkan 21 April sebagai Hari Kartini. Sedangkan surat-surat yang sempat ditulisnya kemudian dikumpulkan dan disatukan menjadi sebuah buku dengan judul ”Habis Gelap Terbitlah Terang.“

Jadi, mulai hari ini jadilah perempuan yang cerdas ya, Sobatika! Banyak hal yang harus dipelajari dan jangan berhenti begitu saja ya!

Selamat Hari Kartini!

*
HIMASKA?
Selalu Solid untuk Matematika Jaya!
*

Bupati Mahasiswa_Kaharuddin HSN. DM
Wakil Bupati Mahasiswa_Sandi Purwanto

#HIMASKAFMIPAUNRI2019_2020

#HariKartini

Line: @asr3905b
Instagram: @himaska_unri
Twitter: @himaska_unri
Facebook & Youtube: HIMASKA FMIPA UNRI
Website : himaskaur.org

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *