SIGMA – Gottfried Wilhelm Von Leibniz

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Hallo Sobatika!
Selamat bertemu kembali dengan SIGMA di setiap malam minggu. Nah, kali ini kita akan membahas tentang salah satu tokoh Matematikawan penemu Kalkulus! Kira-kira siapa ya? Pasti penasaran banget kan? Tunggu apalagi, yuk kita kepoin!

Gottfried Wilhelm Von Leibniz, lahir pada 1 Juli 1646. Beliau adalah seorang matematikawan dan filsuf Jerman yang diakui sebagai penemu kalkulus. Selain kalkulus, Leibniz juga menemukan mesin hitung serta berbagai konsep filsafat.

Seperti kebanyakan cendekiawan pada masa itu, Gottfried Leibniz belajar filsafat, terutama Aristoteles dan bahasa Latin pada usia muda. Hebatnya, dia belajar semua hal tersebut secara otodidak. Dalam waktu singkat Leibniz segera mahir dalam bahasa latin dan mulai mempertanyakan teori Aristoteles.

Seiring bertambahnya usia, Leibniz berhasil meraih gelar dalam filsafat dan hukum dan segera memusatkan perhatian pada filsafat. Gottfried Leibniz dikenal menemukan sistem biner yang saat ini menjadi dasar bagi banyak program komputer. Karya matematikanya juga melibatkan determinan sebagai cara memecahkan persamaan linier. Leibniz harus mencurahkan energi cukup besar untuk mempertahankan penemuannya atas kalkulus.

Pada tahun 1675, saat Leibniz menciptakan notasi kalkulus diferensial, dia menerima dua surat dari Newton yang memberitahukan karya Newton yang juga berkaitan dengan kalkulus. Leibniz tidak menerima surat tersebut dengan segera. Hal ini di kemudian hari membuat banyak cendekiawan, termasuk Newton, menuduh Leibniz melakukan plagiat. Sebagai respon, Leibniz menerbitkan sebuah buletin anonim yang dikenal sebagai Charta Volans untuk menjelaskan metode yang dia gunakan saat menemukan kalkulus.

Leibniz juga menemukan mesin hitung yang memicu komentar beragam. Dia menerima kritik dari rekan-rekannya, tetapi mendapat dukungan dari Royal Society of London. Ambisi Gottfried Leibniz lainnya adalah menyusun semua pengetahuan manusia dan menjadi penulis terkenal. Tulisan-tulisannya begitu banyak sehingga sebagian diantaranya lebih dulu hilang sebelum diterbitkan. Leibniz dikenal karena karena kemampuannya yang melintasi batas-batas disiplin akademis yang berbeda.

Leibniz mampu menggabungkan ide-ide dari berbagai disiplin ilmu untuk membentuk dasar karyanya pada disiplin ilmu tertentu. Antipatinya terhadap institusi akademik sebagian besar karena tidak dimungkinkannya studi lintas bidang di sana. Dengan semakin populernya studi lintas bidang saat ini, pemikiran Gottfried Leibniz bisa dianggap lebih maju dari jamannya.

*
HIMASKA?
Selalu Solid untuk Matematika Jaya!
*

-CONGRUENT GENERATION-

Bupati HIMASKA_Kaharuddin HSN. DM
Wakil Bupati HIMASKA_Sandi Purwanto

#HIMASKAFMIPAUNRI

#CONGRUENTGENERATION

#SIGMAHIMASKA

Line: @asr3905b
Instagram: @himaska_unri
Twitter: @himaska_unri
Facebook & Youtube: HIMASKA FMIPA UNRI
Website : himaskaur.org

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *