SIGMA – Kaplan dan Logika Matematika

Hallo Sobatika! 👋
Happy Weekend, Sobatika! Apa kabarnya nih? Semoga dalam keadaan sehat yah dan semoga UAS nya berjalan lancar yah. Masih ingatkah Sobatika tentang pelajaran matematika kelas 6 SD, “jika dan hanya jika” yang juga sering dikenal dengan logika matematika? Itu bab yang paling menyenangkan karena tidak ada angka di sana. Namun tahukah kalian siapa orang yang ada di baliknya?

SIGMA HIMASKA kali ini akan mengulas tentang salah satu pesohor logika matematika dari Amerika, filsuf David Benjamin Kaplan.

David Benjamin Kaplan lahir pada 17 September 1933. Pada usia kanak – kanak, ia dideskripsikan orangtunya sebagai “anak yang sulit” dan memindahkannya ke berbagai sekolah. Ia pernah tertarik pada music jazz dan mendalaminya, namun konselor akademinya, Veronica Kalish membujuknya untuk mengikuti kelas logika.

Kaplan banyak menulis artikel, namun barangkali artikel-artikelnya yang paling berpengaruh adalah “Dthat”, “The Logic of Demonstratives”, “Demonstratives” dan “Afterthoughts”. Artikel-artikel ini sedikit banyak mengulas tentang skema semantik dan menjelaskan fenomena mengenai hubungan antara kebenaran yang dibutuhkan dan asumsi.

Menurut Kaplan, suatu perkataan dikatakan benar jika dan hanya jika konten yang dibicarakannya benar dalam setiap keadaan yang memungkinkan; sementara suatu ucapan dikatakan benar apabila diasumsikan jika dan hanya jika ucapan itu mengungkapkan bagian yang benar-benar darinya.

Jadi, "Saya di sini sekarang" mempunyai kemungkinan benar dan dan belum tentu benar. Dikatakan benar jika setiap kata langsung merujuk pada pembicara, lokasi, dan waktu pengucapan. Dikatakan belum tentu benar karena pembicara tersebut mungkin berada di tempat yang berbeda saat itu.

Contoh yang lain, "Saya David Kaplan," seperti yang diucapkan oleh David Kaplan, mempunyai kemungkinan benar dan belum tentu benar juga. Benar, karena "saya" dan "David Kaplan" merujuk pada objek yang sama dalam satu keadaan. Pernyataan tersebut belum tentu benar jika diucapkan dalam konteks yang berbeda (misalnya, dengan penutur selain Kaplan).

Itu hanyalah salah satu contoh dari pemikiran - pemikiran Kaplan yang terpublikasi, yang menunjukkan betapa jenius ia dan karyanya dapat diterima dan dimanfaatkan oleh khalayak ramai. Kita berharap di zaman ini akan muncul Kaplan - Kaplan lain yang bisa menciptakan karya gemilang yang bermanfaat bagi masyarakat.
.
Sumber:  Kumparan.com
.
Gimana nih, Sobatika? Sudah tahu dong salah satu pesohor logika matematika, David Kaplan. Semoga artikel kali ini bisa membuka wawasan Sobatika tentang matematika. Pantengin terus sosial media HIMASKA ya, Sobatika! Pastikan kamu tidak ketinggalan informasi yang menarik, akurat, dan menambah wawasan.
.
HIMASKA?
Selalu Solid untuk Matematika Jaya!
.
—PARTITION GENERATION—
.
##HIMASKAFMIPAUNRI
##PARTITIONGENERATION
##SIGMAHIMASKA
.
Bupati HIMASKA : Ridho Dwi Saputra
Wakil Bupati HIMASKA : M. Irvan
•••••••••••••••••••••••••••••••••••••••
Line: @asr3905b
Instagram: @himaska_unri
Twitter: @himaska_unri
Facebook & Youtube: HIMASKA FMIPA UNRI
Website : himaskaur.org

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *