SIGMA | MATEMATIKAWAN – Paul Erdos

•SIGMA | MATEMATIKAWAN•
.
[17 November 2018]
.
Assalamualaikum Wr. Wb
.
Hallo sobatika!
Selamat bertemu kembali dengan SIGMA di setiap malam minggu. 😊 Nah, kali ini kita akan bahas salah satu tokoh matematikawan. Dia ini seorang matematikawan yang juga gelandangan. Siapa dia? Kuy kita kepoin!
Paul Erdos adalah satu-satunya anak dari kedua orangtuanya yang bertahan hidup, setelah kedua kakaknya meninggal dunia pada usia yang sangat dini. Kedua orangtua Erdos adalah pemeluk Yahudi, dan berprofesi sebagai guru matematika. Dari kedua orangtuanya inilah Erdos mulai menyenangi matematika. Banyak yang diajarkan orangtuanya kepada Erdos.
Di usia 3 tahun, Paul Erdos mampu menemukan sendiri bilangan-bilangan negatif dan sudah mampu mengalikan bilangan-bilangan 3 digit di kepala. Menurut Erdos, kedua orangtuanya memberi dampak yang besar dalam karier matematikanya. Pada usia 16 tahun, Erdos mendapatkan suatu subjek dari ayahnya yang menjadi subjek paling Ia senangi, yaitu deret tak hingga dan teori himpunan. Pada usia 20, setelah menerima gelar doktor matematika dari Universitas Pazmany Peter di Budapest, dia menemukan sebuah bukti yang elegan dari Teorema Chebyshev. Teorema Chebysev adalah teorema di bidang teori bilangan yang menyatakan bahwa untuk setiap bilangan lebih besar satu, maka akan selalu terdapat minimal satu bilangan prima di antaranya dan kelipatannya.

Paul Erdos adalah matematikawan asal Hungaria yang menghasilkan banyak teori penting. Saking berdedikasinya pada pekerjaan, ia tidak pernah menikah, tak punya rumah, hidup dengan menenteng koper, dan sering muncul di depan pintu rumah rekan- rekannya tanpa pemberitahuan. Untuk menumpang tinggal. “Otakku sangat terbuka,” kata dia beralasan.
Setelah dapat tumpangan, ia akan menyelesaikan sebuah masalah matematika, 1 sampai 2 hari, sebelum akhirnya pindah ke tempat lain.
Dalam 2 tahun, ia menenggak kopi, minum pil kafein, dan amfetamin, demi tetap terjaga untuk berkutat dalam matematika selama 19 sampai 20 jam sehari. Berkat pikirannya yang fokus, segala upayanya terbayar. Ia mempublikasikan 1.500 makalah penting.

Ia juga punya “bilangan Erdos” yang menentukan seberapa dekat seseorang atau kontribusinya dengan karya ilmiahnya. 4
Bilangan Erdos 1 untuk 458 kolaborator dalam karya ilmiahnya. Sementara Erdos 2 untuk seseorang yang berkolaborasi dengan orang yang punya bilangan Erdos 1, dan seterusnya.
Wah… Sangat menarik ya sobatika. Untuk ingin tau fakta menarik tentang matematika selanjutnya, tetap pantau di SIGMA ya. Sampai ketemu di malam minggu selanjutnya sobatika!!😊
[sumber: UNIK dan ANEH]
*
HIMASKA?
Selalu Solid untuk Matematika Jaya!
*
.
-CONVERGENT GENERATION-
Ketua Umum_Ervino Kurnia Bagaskara
Wakil Ketua Umum_Medtrio Doyo
.
#SIGMAHIMASKA
#HIMASKAFMIPAUR
#CONVERGENTGENERATION
——————————————
Line: @asr3905b
Instagram: @himaska_ur
Twitter: @himaska_ur
Facebook & Youtube: HIMASKA FMIPA UR
Website : himaskaur.org

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *