SIGMA – Menumbuhkan Logika Lewat Belajar Matematika

Hallo Sobatika! 👋
Apa kabarnya, Sobatika? Semoga dalam keadaan baik-baik saja, ya. SIGMA kali ini akan membahas mengenai Jurusan Kita Matematika. Nah, Sobatika seperti yang kita tau tidak banyak pelajar yang menyukai matematika. Untuk itu, yuk kita simak SIGMA kali ini!

Di kalangan pelajar, matematika identik dengan pelajaran yang sulit dan rumit sehingga tak sedikit di antara mereka yang kurang menyukainya.

Selain harus berkutat dengan angka dan rumus, matematika kerap dianggap mimpi buruk yang membuat frustrasi. Akibatnya, para pelajar cenderung malas-malasan saat pelajaran matematika sehingga akhirnya mendapatkan nilai jelek.

Namun, Seorang matematikawan Hunggaria, Alfred Renyi, mengatakan, “Jika saya merasa tidak bahagia, saya akan mengerjakan matematika untuk menjadi bahagia. Jika saya senang, saya akan mengerjakan matematika untuk tetap bahagia”.

Kalau seseorang bisa memahami matematika dengan baik maka kemampuan berlogikanya akan bagus sehingga dapat mencegah berbagai kesalahpahaman dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu manfaat dari kemampuan berlogika yang baik adalah seseorang akan paham mana yang menjadi haknya dan mana yang bukan sehingga dapat meminimalkan terjadinya praktik korupsi. Jika dilihat di negara Eropa yang matematikanya kuat malah angka korupsinya rendah dan menjadi salah satu daerah tujuan wisata.

Orang dengan kemampuan logika yang baik disebut dia akan cerdas berakal sehingga kehidupannya tertata dengan baik.

Bagaimana menjadikan matematika pelajaran yang menarik dan menyenangkan?
Keberadaan guru yang tepat dan mampu menyajikan matematika dengan konsep sederhana serta mudah dipahami sehingga mampu menumbuhkan logika.

Pada awal pengajaran seharusnya guru tidak langsung menyampaikan rumus melainkan meletakkan fondasi tentang bagaimana cara berpikir yang tepat dan benar. Kalau pelajar sudah mencintai matematika yang sulit akan menjadi mudah.

Lalu, Tergantung metode. Pandangan matematika sulit di kalangan pelajar tergantung kepada metode yang dipakai oleh guru. Jika guru mengajar matematika dengan metode berceramah dan siswa pasif maka hal itu akan membosankan bagi siswa.

Peluang Karir Matematika.
Seorang sarjana matematika, antara lain bisa menjadi profesor, "software engineer", aktuaris, peneliti, analisis sistem IT, ahli keuangan dan perbankan, perencana keuangan, ahli statistik, ahli ekonomi, analisis riset operasi, perancang robot, dan konsultan manajemen. Sehingga dapat disebut matematika sebagai formula yang tepat untuk berkarir.

Seorang sarjana matematika, sejak di bangku perkuliahan sudah dilatih untuk berpikir logis dan terlatih dalam berlogika. Kemampuan berpikir logis itu akan membantu dalam melakukan banyak pekerjaan.

Gimana nih, Sobatika! Matematika itu menyenangkan bukan dengan peluang karir yang luas.
.
Sumber:  antaranews.com
.
Gimana nih, Sobatika? Semakin menarik bukan, SIGMA kali ini. Pantengin terus sosial media HIMASKA ya, Sobatika!
Pastikan kamu tidak ketinggalan informasi yang menarik, akurat, dan menambah wawasan.
.
HIMASKA?
Selalu Solid untuk Matematika Jaya!
.
—PARTITION GENERATION—
.
##HIMASKAFMIPAUNRI
##PARTITIONGENERATION
##SIGMAHIMASKA
.
Bupati HIMASKA : Ridho Dwi Saputra
Wakil Bupati HIMASKA : M. Irvan
•••••••••••••••••••••••••••••••••••••••
Line: @asr3905b
Instagram: @himaska_unri
Twitter: @himaska_unri
Facebook & Youtube: HIMASKA FMIPA UNRI
Website : himaskaur.org

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *