SIGMA – Pentingnya Sustainable Food untuk Kesehatan dan Lingkungan

Hallo Sobatika! 👋

Apa kabarnya, Sobatika? Semoga dalam keadaan sehat yah. SIGMA kali ini kita akan membahas mengenai 'Sustainable food' tak hanya ajak konsumsi makanan sehat tapi juga peduli lingkungan. Mari Simak Selengkapnya!

Pandemi Covid-19 menyadarkan banyak orang untuk lebih menjaga kesehatan dan asupan makanan yang sehat dan sustainable food. Makanan berkelanjutan atau sustainable food adalah sistem pengadaan pangan yang menyehatkan juga memberi dampak positif pada lingkungan dan alam.

Kasus Covid-19 di Magetan Tembus 400

Dalam Festival Greentech di Berlin Jerman baru-baru ini, para peserta dari berbagai komunitas dan lembaga memamerkan inovasi mereka tentang makanan dan minuman yang berkelanjutan. Ini tentu menjadi angin segar bagi sektor makanan yang menjadi salah satu penyumbang limbah terbesar di dunia.

Sebuah proyek baru bernama “Peace of Meat” memiliki misi untuk mengeluarkan hewan dari rantai produksi makanan dan pada saat yang sama menawarkan produk daging yang lezat kepada konsumen. Mereka membuat daging dan lemak hasil budidaya langsung dari sel hewan tanpa perlu memelihara dan membunuh hewan, kemudian menjual produk ini sebagai bahan baku.

Produk hibrida tersebut memiliki rasa yang mirip tetapi lebih unggul dalam keberlanjutan dibandingkan dengan daging ternak. Produk ini akan sangat menarik.

Demikian pula Solar Foods yang menghasilkan protein yang dapat dikonsumsi dari udara dan listrik. Perusahaan asal Finlandia yang memenangkan Green Award untuk Inovasi di Greentech Festival itu akan memulai produksinya dalam waktu dekat.

Pabrik pertama mereka akan berlokasi di Finlandia dan akan menjadi pabrik komersial pertama di dunia yang memproduksi makanan dari CO2 yang ditangkap udara. Visi mereka adalah mengubah cara produksi makanan. Makanan masa depan bukanlah utopia, itu terjadi sekarang.

Pola makan vegan dan vegetarian telah banyak diikuti oleh masyarakat di berbagai belahan dunia. Dampaknya ternyata tidak main-main. Menurut The Meat Atlas by Friends of the Earth, pada tahun 2014 sebanyak 10 persen orang Eropa mengikuti pola makan vegan atau vegetarian, sehingga banyak orang secara aktif mencoba untuk mengurangi asupan daging dan susu mereka.

.

Sumber:  Republik.co.id

.

Gimana nih, Sobatika? Semakin menarik bukan, SIGMA kali ini. Pantengin terus sosial media HIMASKA ya, Sobatika!

Pastikan kamu tidak ketinggalan informasi yang menarik, akurat, dan menambah wawasan.

.

HIMASKA?

Selalu Solid untuk Matematika Jaya!

.

—PARTITION GENERATION—

.

##HIMASKAFMIPAUNRI

##PARTITIONGENERATION

##SIGMAHIMASKA

.

Bupati HIMASKA : Ridho Dwi Saputra

Wakil Bupati HIMASKA : M. Irvan

•••••••••••••••••••••••••••••••••••••••

Line: @asr3905b

Instagram: @himaska_unri

Twitter: @himaska_unri

Facebook & Youtube: HIMASKA FMIPA UNRI

Website : himaskaur.org

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *