SIGMA – Plastik Ramah Lingkungan Dari Pati Singkong

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Hallo Sobatika!
Selamat bertemu kembali dengan SIGMA di setiap malam minggu. Nah, kali ini kita akan membahas tentang Plastik Ramah Lingkungan Dari Pati Singkong! Kira-kira gimana ya? Pasti penasaran kan? Tunggu apalagi, yuk kita kepoin!!

Polusi lingkungan semakin menjadi-jadi, salah satunya adalah fakta bahwa sampah terbesar kedua di laut adalah sampah plastik. Sebanyak 150 juta sampah plastik telah mengotori bumi. Dan Indonesia pun ‘dinobatkan’ sebagai negara terbesar kedua penyumbang sampah plastik di laut. Penggunaan plastik yang kerap kali tak terkontrol menambah polusi semakin pekat.

Masalah polusi plastik yang semakin parah akhirnya mendorong Kevin Kumala (32 tahun) untuk akhirnya bertindak dan menggagas sebuah inovasi guna mengurangi sampah plastik: membuat plastik dengan bahan polimer berbasis pati singkong. Dengan bahan tersebut, plastik hasil inovasi Kevin pun dapat dengan mudah larut di air. Bahkan, terdapat klaim bahwa plastik ini dapat diminum karena bersifat non-toxic.

Produk plastik bio-degradable buatan Kevin Kumala berada di bawah nama Avani Eco, perusahaan startup yang membuat berbagai produk ramah lingkungan. Produk plastik ini dapat dengan mudah larut dalam air hangat. Hal ini dibuktikan oleh Kevin dengan menyobek sebagian kecil plastik produksinya, lalu mengaduknya di dalam sebuah cangkir berisi air hangat. Sementara, riset dan uji coba lanjutan pula sedang dijalankan untuk proses pelarutan dalam air dengan suhu lebih rendah.

Dilansir CNN, plastik bio-degradable garapan Kevin akan terurai di tanah maupun laut dalam hitungan bulan. Jika tidak sengaja terbuang ke laut, plastik ini bisa dengan mudah terurai dan aman untuk dikonsumsi binatang laut.

Produk plastik bio-degradable buatan Avani Eco telah menerima sertifikasi Eropa untuk kategori kemasan ramah lingkungan EN 13432, beberapa sertifikasi lain yang serupa seperti ISO 17088, dan ASTM D 6400-04.

Tak hanya plastik, Avani pun memproduksi produk ‘anti-plastik’ seperti sedotan, wadah kertas, cangkir, hingga mangkuk plastik transparan yang dibuat dari pati jagung. Tentunya, produk buatan Kevin akan menjadi salah satu terobosan teknologi produk ramah lingkungan yang turut berkontribusi dalam minimalisir–bahkan menghilangkan–polusi lingkungan dalam jangka panjang.

Nah, begitulah kira-kira inovasi dari Kevin Kumala untuk mengurangi limbah plastik. Semoga ilmu ini bisa bermanfaat bagi Sobatika. Semoga bisa menambah wawasan, ya!

*
HIMASKA?
Selalu Solid untuk Matematika Jaya!
*

-CONGRUENT GENERATION-

Bupati HIMASKA_Kaharuddin HSN. DM
Wakil Bupati HIMASKA_Sandi Purwanto

#HIMASKAFMIPAUNRI

#CONGRUENTGENERATION

#SIGMAHIMASKA

Line: @asr3905b
Instagram: @himaska_unri
Twitter: @himaska_unri
Facebook & Youtube: HIMASKA FMIPA UNRI
Website : himaskaur.org

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *